Showing posts with label Google. Show all posts
Showing posts with label Google. Show all posts

Thursday, March 31, 2011

Ada 5 Lelucon April Mop ala Google Lelucon April Mop Google yang terkenal

Ada 5 Lelucon April Mop ala Google Lelucon April Mop Google yang terkenal - Situs search engine populer Google ternyata gemar merayakan April Mop atau April Fools yang jatuh pada 1 April. Lelucon yang dilontarkan oleh situs ini biasanya terkait dirilisnya fitur-fitur baru yang ternyata hanya bahan untuk bercanda saja.

Hampir setiap tahun Google selalu mengeluarkan lelucon April Mop. Bahkan ketika Google merilis Gmail pada 1 April 2004, hal ini dianggap sebagai lelucon oleh para penggiat internet karena seringnya Google berkelakar pada tanggal tersebut. Berikut adalah beberapa lelucon April Mop Google yang terkenal yang dikutip detikINET dari about.com, Jumat (1/4/2011).

1. PigeonRank
Pada tahun 2002, Google membuka rahasia di balik teknologi PageRank mereka yang selama ini digunakan untuk menentukan halaman internet mana yang paling relevan dengan pencarian pengguna. Google menyatakan bahwa mereka menggunakan burung-burung merpati untuk membantu pengguna mencari situs yang diinginkan secara cepat.

2. Google Translate For Animals
Google UK memasang video palsu yang menyatakan bahwa mereka telah berhasil menciptakan aplikasi yang mampu menerjemahkan bunyi-bunyian hewan ke bahasa Inggris. Coba cari "Translate For Animals" di Google, maka hasil pencarian akan mengarah ke aplikasi lelucon tersebut. "Terjemahan" yang dihasilkan ternyata tak lain hanya kata-kata acak saja.

3. Google MentalPlex
Ini merupakan aplikasi Google yang menyatakan bahwa dengan MentalPlex, pengguna Google tidak perlu lagi mengetik hal yang ingin dicari karena MentalPlex akan membaca pikiran mereka. Hasil yang didapat dari penggunaan MentalPlex adalah pengguna akan terhubung ke laman pencarian "April Fools"

4. Google Copernicus Center
Di tahun 2004 Google membuka lowongan untuk bekerja di Google Copernicus Center (GCC). Dimana letak GCC ini? Tak tanggung-tanggung, di bulan! Menurut Google pada waktu itu, proyek yang diberi nama Google Copernicus Hosting Environment and Experiment in Search Engineering (G.C.H.E.E.S.E.) ini akan dimulai pada musim semi 2007.

5. Google Gulp
Google mengeluarkan minuman yang diyakini mampu meningkatkan intelegensi peminumnya. Untuk memperoleh minuman ini, seseorang harus memiliki tutup botol Google Gulp milik orang lain. Hal ini merupakan parodi dari Gmail yang menggunakan sistem invitasi.


Itulah beberapa lelucon ala Google untuk menyemarakkan April Mop. Pengguna internet tentu saja harus waspada, jangan sampai kabar lelucon dianggap sebagai kejadian sebenarnya, atau sebaliknya.

Khusus untuk Google, cara membedakan mana halaman informasi itu hoax atau tidak adalah dengan melihat bagian footer-nya, biasanya Google akan memberikan keterangan tambahan, misalnya bertuliskan "Note: This page was posted for April Fool's Day - 2002". Jadi awas, jangan sampai terperdaya.
READ MORE - Ada 5 Lelucon April Mop ala Google Lelucon April Mop Google yang terkenal

Sunday, March 27, 2011

Logo Terbaru Google Chrome 2011 Logo Baru Google Chrome Lebih Sederhana

Logo Terbaru Google Chrome 2011 Logo Baru Icon Google Chrome Lebih Sederhana - Setelah menggunakannya selama dua tahun terakhir, Google memutuskan untuk mengganti logo dan ikon Chrome. Bentuk dan warna dasarnya sama, tetapi logo baru lebih sederhana ketimbang yang lama.

Kalau logo yang lama membentuk bola tiga dimensi, logo penggantinya lebih terkesan abstrak dengan warna pastel. Tidak lagi seperti bola, desainnya seperti donat warna merah, hijau, dan kuning yang mengelilingi sebuah lingkaran warna biru.

"Ikon yang lebih sederhana mencerminkan semangat Chrome untuk membuat web lebih cepat, ringan, dan mudah digunakan siapa saja," demikian tulis Steve Rura, desainer Chrome di halaman blog Chrome. Ia mengatakan, perubahan logo tersebut juga semakin memperkuat gambaran Chrome yang ingin menyajikan tampilan web menjadi rapi.

Logo sederhana tersebut bukan baru kali ini muncul. Para penggemar Google Chrome yang kesulitan menggambar ikon dalam bentuk tiga dimensi sudah sering menggambarnya dalam bentuk logo yang baru dalam bentuk dua dimensi. Sebelum Google memutuskan logo baru, juga dilakukan kontes rekonstruksi logo dengan bermacam cara yang disebut Google Chrome Icon Project. Perubahan ini bakal memudahkan Google untuk konsisten menggambarkan logo Chrome di berbagai media.

Para pengguna browser Chrome dalam waktu dekat akan melihat logo baru di software yang digunakannya. Namun, Google masih menunggu proses pembenahan versi beta dalam beberapa minggu ke depan.

Kontes Google Chrome Icon Project

READ MORE - Logo Terbaru Google Chrome 2011 Logo Baru Google Chrome Lebih Sederhana

Di tunggu Layanan Terbaru "Google Musik" Google Mulai Uji Coba Layanan Musik

Di tunggu Layanan Terbaru "Google Musik" Google Mulai Uji Coba Layanan Musik - Karyawan Google dikabarkan sudah mulai melakukan uji coba layanan Google Music. Saat ini layanan itu baru tersedia untuk lingkungan internal mereka.

Google Music merupakan layanan streaming musik dari Google. Seperti dikutip detikINET dari TechSpot, Minggu (27/3/2011), saat ini layanan itu mulai bisa diakses oleh karyawan Google.

Dari sisi teknis, layanan itu kabarnya sudah hampir siap. Namun masalah utama Google adalah soal konten musik di dalamnya.

Google pun dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan pihak label. Namun upaya Google itu dikabarkan masih menemui banyak hambatan.

Gara-garanya, Google tak hanya meminta lisensi untuk mendistribusikan lagu. Mereka ingin menyediakan layanan Cloud yang memungkinkan lagu milik pelanggan disimpan di server Google.

Layanan serupa juga kabarnya sedang digodok oleh Apple melalui iTunes-nya. Belum ada kabar apakah Apple sudah mendapatkan lisensi tersebut.

Bila Google jadi masuk ke layanan musik digital, pihak label bisa jadi pihak yang diuntungkan. Ini karena adanya Google akan menyaingi Apple dan memberi label amunisi dalam tawar-menawar.

Belum ada keterangan resmi dari Google mengenai layanan Google Music.
READ MORE - Di tunggu Layanan Terbaru "Google Musik" Google Mulai Uji Coba Layanan Musik

Sunday, March 20, 2011

Modifikasi Adsense Google Percepat Internet, Kini menayangkan Adsense dengan lebih cepat

Modifikasi Adsense Google Percepat Internet, Kini menayangkan Adsense dengan lebih cepat.Google, salah satu broker iklan terbesar di dunia maya, mengklaim telah mempercepat kinerja Internet. Peningkatan kecepatan tersebut dimungkinkan setelah mereka memperbaikin Javascript yang digunakan untuk menampilkan iklan. Baca juga Cara mendaftar diri jadi anggota Google Adsense dan persyaratan mendaftar sebagai anggota Google Adsense.

Perbaikan dilakukan pada Javascript show_ads.js, yang digunakan oleh jutaan website yang memakai Google Adsense. Caranya, beban berat pada script itu ditempatkan dalam sebuah iframe. Hasilnya, browser tidak terbebani saat Javascript menentukan iklan mana yang akan ditayangkan.

“Pada pengujian, jeda waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan iklan Adsense “pada dasarnya telah hilang” dengan menggunakan teknik asynchronous loading,” sebut juru bicara Google, seperti dikutip dari The Inquirer, 20 Maret 2011.

Google mengklaim, waktu load halaman yang menggunakan implementasi Adsense asynchronous baru itu secara statistik tidak dapat dibedakan dengan waktu loading halaman yang tidak memiliki iklan sama-sekali.

Perbaikan terhadap teknologi penayangan iklan dapat membantu situs agar tidak kehilangan pengunjung atau kehilangan potensi pemasukan karena pengunjung memilih untuk memasang software pemblokir iklan. Bagi Google, penayangan iklan yang efisien juga penting agar pendapatan mereka dari Adsense juga tetap mengalir deras.

Seperti diketahui, pemilik situs ataupun admin website terus berjuang untuk menurunkan loading time akibat penggunaan script Adsense. Dengan langkah yang diambil Google, yakni script itu tidak membebani browser, maka load time secara keseluruhan untuk sebuah situs akan menurun.

Menurut Google, script versi terbaru itu dapat berjalan di browser seperti Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, dan Google Chrome terbaru. Dukungan untuk browser lainnya akan disiapkan. Dan bagi para developer web, untuk menikmati peningkatan kecepatan ini, mereka hanya perlu mengganti script yang lama tanpa perlu melakukan modifikasi.
READ MORE - Modifikasi Adsense Google Percepat Internet, Kini menayangkan Adsense dengan lebih cepat

Wednesday, March 16, 2011

Mesin Google Terus Belajar Bahasa Indonesia, Google berjanji menyediakan layanan bahasa indonesia

Mesin Google Terus Belajar Bahasa Indonesia, Google berjanji menyediakan layanan bahasa indonesia - Sebagai perusahaan teknologi, salah satu yang serius digarap Google adalah investasi di bidang lokalisasi bahasa sehingga makin mudah digunakan pengguna berbagai negara. Di Indonesia, Google berjanji akan terus menyediakan layanan yang makin baik dalam mengenali Bahasa Indonesia.

Termasuk dalam layanan Google Voice Search yang baru diperkenalkan secara resmi di Jakarta, Rabu (16/3/2011). Ini merupakan layanan pencarian berbasis suara di mana pengguan cukup mengucapkan apa yang dicari dan akan muncul hasil pencarian di internet. Mesin ini tidak dijamin 100 persen dapat selalu tepat mengenali Bahasa Indonesia, namun bisa belajar.

"Tentu tergantung bagaimana pengguna mengucapkan kata yang dicari. Kalau pengucapannya jelas di langsung mengerti dan keluar hasil pencarian yang sesuai," kata Henky Prihatna, Indonesia Country Consultant Google di Jakarta, Rabu (16/3/2011). Kalau tidak menemukan kalimat atau frasa yang sesuai, mesin akan memberikan rekomendasi daftar frasa yang mirip. Begitu dipilih, mesin Google akan otomatis belajar frasa baru. Begitulah cara Google belajar Bahasa Indonesia.

Namun, sebelum Google bisa belajar, sebelum diluncurkan layanan tersebut telah lebih dulu belajar mengenali kata, susunan kalimat, dan tata bahasa Indonesia. Bahkan, pengecualian-pengecualian yang banyak ditemukan dalam Bahasa Indonesia.

"Banyak tantangan untuk melokalkan layanan dalam Bahasa Indonesia," kata dia. Pertama, Bahasa Indonesia ada homograf kata yang penulisan sama tapi pengucapan dan artinya berbeda misalnya kata apel (upacara) dan apel (buah), voice search harus bisa membedakan

Kedua, Bahasa Indonesia bahkan setelah ada EYD (ajaan yang disempurnakan) masih banyak kata yang terimbas Bahasa Belanda. Misalnya nama Sukarno dan Soekarno yang pengucapannya sama tapi tulisannya berbeda. Voice search harus dapat mengatasi hal itu.

Ketiga, sebagian orang Indonesia menggunakan kalimat campuran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Layanan harus dapat menegenali kata dalam bahasa berbeda dalam satu kalimat.

Keempat, saat ini belum ada standardisasi pengucapan kata dalam Bahasa Indonesia. EYD baru untuk penulisan, namun untuk pengucapan sangat tergantung akses sehingga prononciation berbeda-beda tergantung asal suku bangsa atau daerah asal penutur.

"Google sejak tahun lalu mengerahkan tenaga dan memberikan waktu bagi para engineer untuk mengumpulan data," jelas Hengky. Ia mengatakan, salah satu caranya adalah melibatkan sukarelawan sebanyak 500 mahasiswa. Mereka diminta mengucapkan daftar kata sehingga terkumpul database hingga ratusan ribu frasa. Database ini kemudian disimpan di cloud server yang akan menerjemahkan dalam teks pencarian.

Menurut cerita hengky yang terlibat langsung dalam proyek tersebut, ia juga dikirim ke salah satu pusat riset Google di New York untuk menyempurnakan model voice search berbahasa Indonesia itu. Mesin duji coba untuk melakukan pencarian dengan suara berkali-kali sampai tingkat kebenaran sebesar mungkin. Dan seiring waktu, mesin belajar frasa-frasa baru dari banyak pengguna layanan.
READ MORE - Mesin Google Terus Belajar Bahasa Indonesia, Google berjanji menyediakan layanan bahasa indonesia

Wednesday, March 9, 2011

Opsi baru Gmail "Smart Labels" Kian Pintar Gmail Pisahkan Email

Opsi baru Gmail "Smart Labels" Kian Pintar Gmail Pisahkan Email - Google baru saja merilis opsi baru pada Gmail. Dengan opsi baru yang dinamakan 'Smart Labels' layanan email milik Google ini menjadi semakin pintar menyortir pesan dalam folder yang sesuai.

Smart Labels merupakan hasil proyek Gmail Labs yang memisah-misahkan email masuk ke dalam tiga bagian, yakni Bulk, untuk file berukuran besar seperti newsletter dan promosi, Forums untuk group mailing list dan Notifications untuk email yang dikirim langsung ke Anda.

Pengguna bisa mengganti filter email Gmail yang telah ada dengan Smart Labels atau menggunakan keduanya sekaligus. Untuk menambahkannya, cukup dengan mengaktifkan opsi Smart Labels di Gmail Labs dan save perubahan tersebut. Pengguna bisa mengedit pengaturannya pada tab 'Filters' di bawah 'Settings'.

"Kami harap Smart Labels membantu Anda lebih mudah menelusuri inbox email," terang Google dalam postingan blognya.

Ditambahkan Google, Smart Labels merupakan pelengkap Priority Inbox, sebuah fitur Gmail yang diperkenalkan Agustus yang berfungsi menandai email penting.
READ MORE - Opsi baru Gmail "Smart Labels" Kian Pintar Gmail Pisahkan Email
 

Popular Posts

free counters